
Perusahaan Kripto Menunda IPO di Tengah Ketegangan Perdagangan
- Perusahaan menunda IPO karena ketegangan perdagangan global dan tarif.
- Dampaknya termasuk pengurangan peristiwa likuiditas bagi investor pra-IPO.
- Posisi pasar dipengaruhi oleh penawaran umum perdana yang tertunda.
Menurut laporan, eToro Group, Circle, dan Chime telah memutuskan untuk menunda Penawaran Umum Perdana (IPO) mereka di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global dan langkah-langkah tarif AS yang baru.
eToro Group, Circle, dan perusahaan lain menunda IPO karena langkah-langkah tarif AS dan ketegangan perdagangan, yang memengaruhi strategi pasar. Penundaan IPO untuk eToro Group dan Circle menunjukkan keraguan pasar yang signifikan. Keputusan Circle membawa pengawasan tambahan pada pasar stablecoin.
Circle dan Chime Menunda IPO karena Kekhawatiran Pasar
Chime dan Circle telah menyatakan keprihatinan atas ketidakstabilan pasar, yang menyebabkan penundaan dalam proses IPO mereka. Pendekatan wait-and-see Circle mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas di sektor fintech, yang berdampak pada potensi masuknya modal.
eToro, yang mengincar valuasi $5 miliar di Nasdaq, tetap berhati-hati. Risiko regulasi dan kondisi pasar terus membentuk strategi perusahaan di tengah ketegangan perdagangan.
Reaksi pasar beragam, terutama di kalangan investor, yang memantau perubahan ini dengan cermat. Diskusi di platform sosial menunjukkan perbedaan pendapat, dengan beberapa melihat potensi manfaat kehati-hatian dan yang lain menyatakan frustrasi atas ketidakpastian tersebut.
"Mengakses pasar AS memberikan peluang modal yang lebih luas dan minat investor yang lebih besar." — Yoni Assia, CEO eToro Group
Pasar Stablecoin Stabil di Tengah Ketidakpastian IPO
Tahukah Anda? Selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020, penundaan IPO adalah hal yang umum karena volatilitas pasar, yang menarik persamaan dengan dampak perang dagang saat ini.
Seperti yang dilaporkan oleh CoinMarketCap, USDC mempertahankan pasaknya sebesar $1,00 dengan kapitalisasi pasar sebesar $60,57 miliar, menunjukkan stabilitas di tengah penundaan IPO Circle. Volume perdagangan naik 20,55% menjadi $14,46 miliar, sementara perubahan harga tetap minimal selama berbagai periode, yang mencerminkan permintaan on-chain yang konsisten.

Wawasan dari Coincu menunjukkan potensi dampak regulasi dan sentimen pasar yang hati-hati. Peningkatan perhatian pada stablecoin dapat menstabilkan strategi jangka panjang, tetapi analisis tren historis yang konsisten sangat penting untuk perencanaan di masa depan.
Baca artikel asli di coincu.com